Selasa, 08 April 2008

SURAT-SURAT

Setelah kartini meninggal, Mr. JH Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama dan Industri di Hindia Belanda, mengumpulkan dan mempublikasikan surat-surat yang dikirimkan Kartini kepada teman-temanya di Eropa. Buku yag diberi judul Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap terbitlah Terang) dipublikasikan pada 1911. buku itu terbit lima edisi, dengan termasuk surat-surat tambahan di edisi terahir, dan diterjemahkan kedalam bahasa Inggris oleh Agnes L. Symmers dan dipublikasikan dengan judul Letters of a Javanese Princess (Surat-surat dari seorang putri jawa).Ada beberapa ucapan yang meragukan keaslian surat-surat Kartini. Ada dugaan bahwa Abendanon memalsukan surat-surat Kartini. Kecurigaan ini timbul karena buku-buku Kartini dipublikasikan pada waktu ketika pemerintahan penjajah Belanda menerapakan "kebijakan-kebijakan beretika" di HIndia Belanda, dan Abendanon adalah salah satu orang yang paling mendukung kebijakan ini. Kebanyakan surat-surat kartini sekarang tidak diketahui tempat keberadaanya. Terahir, menurut Sulastin Sutrisno, Pemerintahan Belanda tidak dapat melacak keturunan JH Abendanon.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda